Polda Jabar Dukung Penuh Pengamanan Asian Games

Jumat, 27 Juli 2018

Kapolda Jabar Irjen Pol. Agung Budi Maryoto bersama rombongan melakukan peninjauan ke Stadion Si Jalak Harupat (SJH) dalam rangka memastikan kesiapan pengamanan jelang Asian Games 2018. Rombongan diterima Bupati Bandung H. Dadang M. Naser dan Kapolres Bandung AKBP Indra Hermawan beserta jajaran Pemkab dan Polres Bandung di Ruang VIP SJH, Kamis (26/7).

Agung Budi Maryoto mengungkapkan jajarannya menurunkan kurang lebih 8.000 personil untuk pengamanan venue-venue di Jawa Barat yang akan digunakan pada pesta olahraga negara-negara Asia tersebut.

“Kita harus menjadi tuan rumah yang baik, termasuk juga Kepolisian dibantu TNI dari aspek pengamanannya. Kemarin kami sudah keliling venue-venue, mulai dari Stadion Pakansari Bogor, Paralayang di Puncak, yang cukup panjang itu di Subang sampai Karawang. Rute sepanjang 147 km untuk cabor balap sepeda menyita personil paling banyak. Secara keseluruhan untuk venue di Jawa Barat, kami menurunkan kurang lebih 8.000 personil,” ungkap Kapolda kepada media.

Selain di venue, Agung menyebut pihaknya juga melakukan pengamanan di sejumlah penginapan yang digunakan para atlet yang akan berlaga di Jawa Barat. Dalam aspek pengamanan ini, pihaknya juga bersinergi dengan TNI.

“Kami juga melakukan pengamanan di akomodasi atlet. Di Kota Bandung ada 3 hotel, di Bogor juga ada 3, di Subang 2 hotel, serta di Cirebon dan Sumedang masing-masing 1 hotel. Titik pengamanan cukup banyak, tapi kita optimis karena dibantu 2.600 personil TNI akan diplotting secara bersama-sama untuk pengamanan Asian Games ini,” imbuhnya.

Standard operasional pengawalan atlet, menurutnya sudah sesuai standard FIFA. “Fore rider (pengawal bermotor), mobil pengawal, bis pemain, bis cadangan, selain itu kita juga tambah dengan kendaraan anti anarkis. Misal dalam perjalanan ada apa-apa, kendaraan ini yang akan bertindak, termasuk di SJH ini disiapkan kendaraan penyelamatan (Ranmatan) untuk antisipasi seandainya terjadi chaos,” terang Kapolda.

Agung menambahkan, isu terorisme masih menjadi prioritas, kejahatan jalanan juga tidak luput dari perhatian pihaknya. “Saat ini kita terus melakukan penegakan hukum preventif terhadap jaringan-jaringan teroris. Street crime (kejahatan jalanan) seperti copet, jambret, curanmor dan lain-lain juga tidak luput dari perhatian. 5.200 orang kita tangkap, lebih dari 270 orang sudah ditahan. Orang-orang yang bergerombol, mabuk-mabukan, ada alat buktinya kita proses, ada senjata tajam (sajam) kita proses,” tambahnya.

Dirinya berharap kejadian di Stadion Jakabaring Palembang tidak terulang di SJH, untuk itu ia mengimbau warga Jabar khususnya Kabupaten Bandung untuk menjaga ketertiban dan keamanan jelang Asian Games.

“Saya imbau kepada masyarakat, jadilah WNI yang baik artinya menjadi tuan rumah yang baik, kejadian di Jakabaring Palembang jangan sampai terjadi disini, insya Allah Jawa Barat jauh lebih baik. Warga Bandung sangat santun, religius, insya Allah bisa menjadi tuan rumah yang baik sehingga nama Indonesia akan harum juga akan meningkatkan perekonomian, kalau semuanya aman dan lancar otomatis investor akan tertarik,” harapnya.

Sementara itu, Bupati Bandung menyebut persiapan fisik SJH sudah sekitar 98%. “Pengerjaan-pengerjaan saat ini sifatnya dekoratif dan akan kita lakukan secara maraton agar pada waktunya bisa berjalan dengan baik,” ujar pria yang akrab disapa Kang DN ini.

Tim kesehatan Kabupaten Bandung, tambahnya pula, telah berkoordinasi dengan provinsi untuk ditempatkan di posko kesehatan. “Dinkes sudah berkoordinasi dengan provinsi dan pusat untuk ditempatkan di posko kesehatan di sekitar SJH ini. Sedangkan untuk evakuasi jika ada atlet atau penonton yang cedera, RSUD Soreang sudah dirujuk karena jarak tempuh dari SJH ini hanya sekitar 5-10 menit,” tambah Kang DN.

Kang DN mengimbau kepada warga Kabupaten Bandung agar memanfaatkan momen bersejarah ini untuk kepentingan perekonomian masyarakat. “Ayo sama-sama kita sambut even internasional di SJH ini dengan gegap gempita, dengan ramah dan memanfaatkan momen ini untuk kepentingan ekonomi masyarakat Kabupaten Bandung. Semoga even ini mendatangkan berkah dan mengundang investasi untuk pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Bandung,” pungkasnya.

Sumber: Humas Pemkab Bandung

BERLANGGANAN
BERITA LAINNYA
Rangkaian Millenial Road Safety Festival (MRSF) 2019, yang ditandai dengan Pataka Relay, kali ini be
Adanya sedimentasi dan penyempitan di bagian hilir Sungai Cilember di Kelurahan Melong dan Cimahi Te