IPSI Kabupaten Bandung Juara Umum Porda ke XIII Jabar

Selasa, 16 Oktober 2018

IPSI (Ikatan Pencak Silat Indonesia) Kabupaten Bandung resmi menjadi juara umum pada Pekan Olahraga Daerah (Porda) ke- XIII Jawa Barat, yang digelar di Kabupaten Bogor. Dengan raihan tersebut, Cabang Olahraga (Cabor) pencaksilat menyumbang 4 medali emas, 3 perak dan 3 medali perunggu. Dari 44 cabor yang diikuti dengan mengirimkan 653 atlet, total medali yang diperoleh Kabupaten Bandung sebanyak 35 emas, 58 perak dan 67 perunggu.

Bupati Bandung H. Dadang M. Naser, SH,S.Ip.,M.Ip sangat mengapresiasi kerja keras seluruh atlet asal Kabupaten Bandung, khususnya pencaksilat sebagai salah satu cabor kebanggaan daerah tatar sunda itu. Menurutnya, kesempatan yang terbuka melalui ajang Porda mampu dimaksimalkan para pesilat daerah untuk meraih medali emas sebanyak mungkin, tentunya dengan pembinaan IPSI.

“Capaian itu sesuai target. Sejak awal, IPSI membidik juara umum Porda, apalagi ada atlet Kabupaten Bandung yang meraih emas di ajang Asian Games 2018, tentu saja ini menjadi motivasi tersendiri untuk mengharumkan nama baik Kabupaten Bandung,” ungkap Bupati di ruang kerjanya, Senin (15/10/2018).

Dia menyebutkan, atlet Kabupaten Bandung sudah memberikan yang terbaik dalam ajang Porda ke XIII di Kabupaten Bogor. Meski menjadi ranking ke 6, dari 27 Kabupaten/ Kota di Jawa Barat yang memperebutkan 843 medali emas, 839 perak dan 1130 medali perunggu, dirinya tetap menyampaikan rasa bangga dan terima kasih atas prestasi yang diraih para atlet asal daerahnya.

"Atlet-atlet kita, anak-anak kita, berprestasi dengan baik. Mereka bisa mengangkat nama daerah, kami bangga dengan mereka. Ini hasil kerja mereka, hasil latihan, pembinaan dan kedisiplinan. Mereka telah bekerja keras dan memberi yan terbaik, Ini keberhasilan kita semua," ujarnya.

Bupati berharap, selain sukses prestasi, administrasi dan penyelenggaraan, Porda ke XIII harus juga berdampak signifikan bagi peningkatan kualitas para atlet-atlet asal Kabupaten Bandung, bahkan kalau bisa lanjutnya, harus dilakukan regenerasi atlet. Supaya kemampuan atlet yang senior bisa ditularkan pada yang lebih muda, atau melalui pembinaan Koni Kabupaten Bandung.

“Saya mengimbau kepada seluruh jajaran Koni dan Pemkab Bandung untuk terus menggali dan mencari potensi-potensi atlet yang bisa diasah pada masing-masing cabor yang dipertandingkan. Selain persiapan kader, penataan manajemen pun harus lebih progresif. Karena dari sekian banyak putra putri di Kabupaten Bandung tentunya banyak yang memiliki potensi pada cabor-cabor tertentu, ini yang harus terus kita cari dan kita gali," imbaunya.


Bertempat di Sport Hall Indocement Kabupaten Bogor, ketua Koni Kabupaten Bandung Herda M. Gani saat dikonfirmasi menyebutkan, perolehan IPSI Kabupaten Bandung menjadi juara umum dengan 4 emas, 3 perak dan 3 medali perunggu, berasal dari para atlet berprestasi yang sudah bekerja keras melalui latihan dan didikan, juga tekad yang besar dalam mengharumkan nama daerah.

“Perolehan emas ini kerja keras bersama dari prestasi regu putri, kelas A putra, kelas A putri dan kelas D putra. Sementara medali perak disumbangkan tunggal putri, regu putra dan kelas C putra, sedangkan untuk raihan medali perunggu diperoleh dari ganda putra, kelas D putri dan kelas 1 putra,” papar Herda M. Gani.

Lebih lanjut Herda M. Gani menyebutkan dari 44 cabor yang diikuti, atlet Kabupaten Bandung berhasil meraih kemenangan 34 cabor. Dengan peringkat ke 7 setelah Kabupaten Bogor diposisi pertama, disusul Kota Bandung, Kabupaten Bekasi, Kota Bogor dan Kota Bekasi diperingkat kelima, kemudian Kabupaten Bandung Barat (KBB).

“Meleset dari target sebagai peringkat 5 besar, kita akan lakukan evaluasi berbagai hal mulai dari manajemen, pembinaan serta latihan. Di samping mengoptimalkan para atlet yang berprestasi, kita tetap memberikan semangat kepada semua atlet yang sudah bertanding,” pungkasnya.


Sumber : Humas Pemkab Bandung

BERLANGGANAN
BERITA LAINNYA
Dalam rangka mencegah adanya pungutan liar (pungli), yang dilakukan Pegawai Negeri Sipil (PNS) sebag
Dadang Naser: ‘Aplikasikan Zakat Produktif di Kabupaten Bandung’ Didirikann