hamile porno hd porno sikiş porno zenci porno mobil porno gizli çekim porno sex filmleri brazzers zenci porno hd porno üniformalı porno zenci porno sex resim

Cegah Klaster Baru, Pemkab Gencar Tes Kawasan Pasar

Selasa, 07 Juli 2020

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) bekerjasama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bandung, telah menggelar rapid dan swab Test di sejumlah kawasan pasar.

Kepala Disperindag (Kadisperindag) Kabupaten Bandung Hj. Popi Hopipah mengatakan, tes di kawasan pasar menurutnya penting dilakukan untuk mencegah timbulnya klaster baru covid-19. Selain itu, pelaksanaan protokol kesehatan pada salah satu tempat kerumunan itu, menurutnya belum cukup representatif, sehingga pihaknya memandang perlu dilakukan upaya jemput bola secara intensif.

Tes covid-19 di kawasan pasar menurutnya penting untuk dilakukan, mengingat di tempat itu banyak orang berkerumun dan berinteraksi. "Dikhawatirkan di pasar ini ada OTG (Orang Tanpa Gejala) yang bisa menularkan covid-19. Bisa jadi pedagangnya, atau juga pengunjungnya

“Dikhawatirkan ada OTG (Orang Tanpa Gejala) yang bisa menjadi penular, baik itu pedagang ataupun pengunjungnya. Kami mengawali kegiatan tes terhadap 100 pedagang di Pasar Baleendah pada tanggal 18 Mei. 60 pedagang di tes rapid dan 40 orang di tes swab. Alhamdulillah semua hasilnya negatif,” ungkap Kadisperindag di ruang kerjanya di Soreang, Senin (6/7/2020).

Usai Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriyah, kegiatan tes berlanjut di Kecamatan Majalaya. Sebanyak 120 pelaku usaha di Pasar Baru dan 50 pedagang Pasar Stasiun Majalaya menjalani Rapid Test secara terpisah pada tanggal 4 Juni.

“Hasilnya sebanyak 30 orang, 4 di Pasar Baru dan 26 di Pasar Stasiun, menunjukkan hasil reaktif. 30 orang tersebut langsung di tes swab dan melakukan isolasi mandiri, dan 14 hari kemudian hasilnya diketahui negatif,” urai Popi Hopipah.

Berlanjut pada tanggal 11 Juni, tes dilakukan di kawasan Pasar Banjaran. Sebanyak 158 pedagang mengikuti rapid, 24 orang yang menunjukkan reaktif langsung di tes swab. Berikutnya di Pasar Ciwidey (17/6) yang diikuti sebanyak 314 peserta rapid dan 49 swab, dan terakhir dilakukan di Pasar Soreang.

“Alhamdulillah saat itu Pak Bupati bisa hadir, mendampingi Kasdam III/Siliwangi yang juga berkesempatan berkunjung. Peserta tes rapid saat itu berjumlah 206 orang, sedangkan 103 orang mengikuti swab. Hasilnya sudah diketahui, semua negatif,” terang Popi.

Selain di pasar besar, kegiatan yang sama juga dilakukan di sejumlah pasar desa. Antara lain di Pasar Desa Ciparay, Pasar Padawangi Desa Maruyung Pacet, Pasar Desa Sangkanhurip Katapang, Pasar Margahayu Margaasih dan Pasar Segar TKI Margahayu.

Di Pasar Desa Ciparay (30/6), sebanyak 212 orang mengikuti rapid test dan 79 orang di swab. Sementara sebanyak 112 orang mengikuti rapid test dan 111 mengikuti swab di Pasar Desa Padawangi (30/6).

“Kegiatan di Sangkanhurip Katapang (2/7), rapid test diikuti 110 orang dan swab test diikuti 77 orang. Di Pasar Margahayu (2/7) 107 orang rapid, dan 106 swab. Terakhir di Pasar Segar TKI (2/7), sebanyak 105 rapid dan 56 swab,” beber Popi.

Hingga saat ini, lanjutnya, dari semua lokasi pasar yang sudah melalui tes, tidak ditemukan hasil positif. Namun demikian, pihaknya akan terus melakukan tes di kawasan pasar lainnya, antara lain di Pasar Sehat Cileunyi, Cicalengka, Pasar Desa Niagara Majalaya, Arjasari, Patrol Kutawaringin dan Pasar Lagadar Margaasih.

“Semoga upaya ini dapat mencegah penyebaran wabah. Namun tentunya upaya ini akan sia-sia, tanpa adanya kerjasama seluruh masyarakat terutama pelaku usaha di pasar. Ayo kita tingkatkan kedisiplinan dengan bermasker, rajin cuci tangan pakai sabun dan jaga jarak interaksi sosial. Kedisiplinan merupakan kunci kemenangan kita melawan virus corona ini,” pungkas Popi.

Sumber: Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan

BERLANGGANAN
BERITA LAINNYA
Delapan fungsi keluarga dipandang Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Bandung Hj. Kurnia Agustina
Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD), yang akan diimplementasikan di seluruh daerah provinsi, k