Bulan Dana PMI Kabupaten Bandung 2018 Capai Rp.1,2 M

Kamis, 02 Mei 2019

Bulan Dana Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bandung Tahun 2018 mencapai Rp. 1.217.261.800. Hal tersebut mengemuka pada acara Rapat Kerja PMI dan Penutupan Bulan Dana PMI Tahun 2018 di Riung Panyaungan Banjaran, Selasa (30/4/2019).

Meskipun tidak memenuhi capaian target pada pencanangan bulan dana yang diselenggarakan Desember 2018 lalu, Ketua Bulan Dana PMI Kabupaten Bandung Hj. Kurnia Agustina Dadang M Naser dalam sambutan yang dibacakan Wakil Ketua Bidang Penanggulangan Bencana PMI Kabupaten Bandung dr. Sambawa Kusuma Dinata mengatakan, pihaknya akan mencari solusi untuk meningkatkan kembali pencapaian bulan dana tahun 2019 mendatang.

“Pada pencanangan kemarin, kami menargetkan sebesar 1,5 miliar. Penurunan ini dikarenakan beberapa sebab, tapi insya Allah kami akan mencari solusi untuk meningkatkan penacapaian bulan dana 2019,” jelas Sambawa.

Dirinya melanjutkan, sampai saat ini seluruh operasional kegiatan PMI Kabupaten Bandung masih bergantung pada bulan dana dan dana hibah dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung.

“Dengan adanya bidang pengembangan sumber daya yang dimiliki PMI, mudah-mudahan bisa memberikan daya dukung dan menopang anggaran bagi PMI. Kami juga mengimbau kepada pengurus yang akan datang, untuk mencari sumber dana yang tidak mengikat, seperti mencari dermawan yang menjadi pendonor setiap tahunnya,” lanjutnya.

Tak hanya itu, ia meminta kepada PMI untuk menyisihkan sebagian hasil bulan dana untuk program di daerah terpencil, seperti pembangunan MCK (Mandi, Cuci, Kakus) yang juga turut menunjang program bandung sehat.

“Jadi, hasil dari bulan dana dapat betul-betul dipergunakan untuk kepentingan masyarakat sesuai dengan visi PMI,” imbuh Sambawa.

Sementara Ketua PMI Kabupaten Bandung dr. H. Achmad Kustijadi, M.Epid mengungkapkan, dengan disahkannya Undang-Undang nomor 1 Tahun 2018 tentang Kepalangmerahan, merupakan tantangan bagi PMI untuk lebih meningkatkan kinerja.

“Tidak hanya kebencanaan dan bidang kemanusiaan saja, kami juga membentuk karakter bangsa dengan mengembangkan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan, khususnya dalam penanggulangan bencana berbasis masyarakat,” jelasnya.

Senada dengan Sambawa, pihaknya juga akan mencari sumber dana, yang nantinya dapat mendukung semua kegiatan PMI.

“Mudah-mudahan, pencapaian bulan dana di tahun yang akan datang dapat meningkat. Mari kita bersama-sama mensukseskan bulan dana, yang tahun ini bernama bulan dana kemanusiaan,” ajak Achmad.

Ditempat yang sama, Asisten Ekonomi dan Kesejahteraan (Ekja) Sekretariat Daerah (Sekda) Kabupaten Bandung H. Marlan, M.Si menjelaskan, sekurangnya terdapat dua fungsi utama yang harus menjadi perhatian PMI dalam menjalankan organisasi.

“Selain peningkatan kompetensi dan perlindungan bagi anggota, PMI juga harus memberikan kontribusi atau stimulasi bagi pemerintah daerah serta memberikan pelayanan dalam perspektif pengabdian kepada masyarakat,” jelasnya.

Dirinya berharap PMI Kabupaten Bandung dapat memberikan fungsi sesuai dengan visi dan misi organisasinya.

“Saya berharap PMI Kabupaten Bandung mempunyai program yang jelas, konkrit dan kontributif terhadap pembangunan daerah, terutama dalam bidang pelayanan kemanusiaan,” tutup Marlan.

Sumber : Humas Pemkab Bandung

BERLANGGANAN
BERITA LAINNYA
Berdasarkan Peraturan Menteri (Permen) Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) nomor 51 Tahun 2018 Tentan
Dalam upaya menghindari terjadinya sengketa informasi publik, hal yang harus dilakukan oleh Pemerint