Suara Anda

 

Nama Lengkap

E-mail

Jenis

Text

Kode Keamanan

captcha

 

 

Tatang TS Ketua LSM Badan Pengkajian Reformasi

Salam Sabilulungan. Perihal : Duplikasi Sistem Perparkiran di Pasar Soreang Pada Hari Kamis Ping 09/07/2015, Saya ke Pasar Soreang, di gerbang pasar, saya dihampiri petugas Dishub sambil memberikan TANDA RETRIBUSI PARKIR KENDARAAN BERMOTOR, kemudian saya membayarnya sebesar Rp. 1000,-. Kemudian motor di parkir di dalam. Pada saat kami akan keluar meninggalkan tempat parkir saya dihampiri lagi petugas parkir yang tidak berseragam, sambil meminta jasa parkir. Saya menjawabnya bahwa sudah bayar di depan dengan menunjukan secarik kertas retribusi. Kata petugas parkir yg tdk berseragam tsb. " Ini mah Beda". Oleh Sebab itu saya meminta ke Dinas terkait untuk segera menata sistem perparkiran di pasar Soreang. Kami tdk menginginkan Kepemimpinan Bapak DN di Kab. Bandung ini dikotori oleh segelintir oknum. Kasihan rakyat harus bayar dua kali. Hatur Nuhun. Diantos waleranana.

Shafira Linda

Yth. Bapak Bupati Kab. Bandung Salam Sejahtera, Saya ingin menyampaikan bahwa birokrasi di Kab. Bandung sangat tidak efektif dan mengecewakan. Proses pembuatan KTP juga membutuhkan waktu yang lama. Saya sudah membuat E-ktp dan melakukan perekaman pada tahun 2013 tapi sampai sekarang E-KTP saya belum diterbitkan. Selain itu masalah pendidikan juga mendapat kendala. Hanya sedikit sekolah-sekolah negeri yang berkualitas di Kab. Bandung. Saya sendiri berdomisili di Bojongsoang yang dekat dengan perbatasan kota dan kabupaten. Tentu saja penduduk di sekitar saya memilih untuk sekolah di wilayah kota karena jaraknya yang lebih dekat. Tetapi setelah peraturan PPDB yang baru siswa-siswa yang berdomisili di kabupaten diasingkan dan di diskriminasinoleh sekolah di kota. Sementara siswa-siswa ini tidak punya pilihan lain untuk masuk sekolah kota karena sekolah di kabupaten letaknya sangat jauh. Dengan surat ini saya mohon pengertian Bapak.

Jawaban dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil :

Selamat Pagi,

Untuk Pencetakan KTP Elektronik pada Tahun 2013 sudah ada Blankonya dan silahkan yang bersangkutan cek di kecamatan

Bony Sofyan

awal bulan februari Tahun 2013 saya datang ke kecamatan bojong soang untuk pembuatan E-KTP, yang mana di informasikan oleh petugas kecamatan kalau sudah selesai akan diberikan ke RT / rw setempat, akan tetapi sampai memasuki tahun 2015 ini belum ada kejelasan sama sekali soal E-KTP saya, pernah dipertanyakan ke kecamatan dan alibi mereka sedang mati aliran listrik sehingga tidak bisa mengecek data di komputer. Kemudian di cek ke dinas kependudukan di soreang alhasil data saya sebagai calon pembuat E-KTP ternayat tidak tercatat. Apakah seperti ini pelayanan publik dari pemerintah daerah kabupaten Bandung ? Apakah pegawai kecamatan bojong soang bandung tidak sadar bahwa mereka pelayan publik yang mana gaji mereka dibayar dari uang pajak ? saya ini pembayar pajak dan mempunyai NPWP...untuk apa saya bayar pajak kalau keperluan kependudukan saya tidak di urus ?? makan uangnya mau tapi kerjanya amburadul. Imi no tlp saya : 081240428836 dan ini no. NPWP saya : 47.289.527.5-953.000, silahkan dicek NPWP saya dan berapa nominal perbulan pembayaran pajak saya. Terima kasih dan saya tunggu jawabannya !!!

Jawaban dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil :

Selamat Pagi,

Untuk Pencetakan KTP Elektronik pada Tahun 2013 Persediaan Blangko tersedia, silahkan yang bersangkutan bisa datang langsung ke Kecamatan atau Silahkan kunjungi Link https://www.facebook.com/photo.php?fbid=192562094565745&set=a.192562024565752.1073741831.100014358662162&type=3&theater untuk mengetahu Status KTP yang bersangkutan

isep

Bapa / ibu punten abi bade tumaros naha e-ktp abdi teu acan beres wae padahal tos ti sasih september taun 2014 tos hampir bade sataun .

Jawaban dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil :

Selamat Pagi, 

Untuk KTP cetakan tahun 2014 sudah tersedia Blangko KTP, silahkan yang bersangkutan bisa datang langsung ke Kecamatan/Disdukcapil dengan membawa FC KK untuk diterbitkan Surat Keterangan Pengganti KTP untuk berbagai keperluan, apabila yang bersangkutan belum dapat fisik KTPnya

HANDY

Ass. Wr. Wb. Yth. Bapak Bupati Bandung (Soreang), Bapak/ Ibu Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Bandung beserta jajarannya... Pada bulan April 2015 saya melakukan Proses Permohonan E KTP, karena KTP lama saya masih versi lama (*Belum Elektronik). Awalnya saya meminta Surat Pengantar dari Bapak Ketua RT (di ttd oleh Pak RT) dan dilanjutkan ke Bapak Ketua RW (*di ttd oleh Pak RW), selanjutnya saya mendatangi Kantor Desa Mekar Rahayu, alangkah baiknya saya disambut oleh seorang Bapak Petugas Penerimaan Permohonan E KTP (*yang sangat judes dan sok pimpinan, ga ada senyum ga ada keramahan). Akhirnya dapatlah Surat Pengantar untuk ke Kantor Kecamatan Margaasih untuk Rekam Data DIgital. Lusa nya saya datang ke Kantor Kecamatan Margaasih untuk proses Rekam Data dan berlangsung cukup cepat hanya 30 menit walaupun antri cukup 1 jam... Akhirnya berhasil untuk Rekam Data. Saya disuruh nunggu 1 bulan, katanya proses untuk disampaikan ke Kabupaten. Sebulan kemudian... Saya lebihkan 5 hari dari Jadwal 1 bulan, akhirnya saya diberikan Surat Pengantar untuk (*Katanya) Mengambil E KTP di Kantor Catatan Sipil Kab. Bandung, tapi alangkah asiknya Petugas (Staff) di Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kab. Bandung yang sangat sibuk sehingga pemohon diharuskan antri dan sebelumnya harus membeli MAP (Rp. 2.000,-) dan mendaftar yang katanya maksimal hanya 250 pemohon/ hari(*Denger denger harus antri dari Subuh... Apa iya Kantor Dinas buka di jam Subuh???). Setelah mendapat nomor antrian, pemohon harus naik ke Ruangan di lantai 2 untuk melakukan pemeriksaan ulang mengenai Data Diri sebelum di cetak (*Bukannya ada waktu 1 bulan dari Rekam Data di Kantor Kecamatan??? dan bukannya Sistem udah Online / Teknologi udah CANGGIH???) Akhirnya dengan sedikit memaksa, saya dikasih nomor antrian 122... Saya langsung menuju ke lantai 2, alhasil saya diterima dengan baik dan diberikan Resi Pengambilan E KTP di tanggal 8 Juli 2015 (*2 minggu dari kemarin).. Sungguh sangat sedih dan memalukan Sistem Kerja di Kabupaten yang mungkin SDM nya atau Sistemnya yang tidak berfungsi secara benar... Kalau dusebut Elektronik harusnya SMART (alias gampang dan cepat) karena tinggal print / cetak... tapi ini koq dibikin berbelit dan lama... Saya adalah seorang Karyawan yang punya waktu kerja dan tidak mudah untuk ijin untuk tidak masuk kantor... dan kemarin saya sempat berbincang dengan beberapa pemohon ada yang dari Nagreg, Majalaya, Banjaran, Nanjung, dll yang mungkin jaraknya cukup jauh dan memerlukan biaya... Dan mereka harus bolak balik dikerjain sama petugas di Kantor Disdukcapil... Cape dech... Sepertinya kita harus belajar dengan negara kecil yang sudah maju seperti Singapore, Malaysia, Thailand dimana semua dibuat mudah untuk masyarakat... Ini koq masyarakat malah dikerjain???

Jawaban dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil :

Selamat Pagi,

Untuk Pencetakan KTP Elektronik pada pertengahan 2015 sudah disediakan Blangkonya baik di kecamatan / Dinas, apabila yang bersangkutan belum mendapatkan Fisik KTP silahkan yang bersangkutan bisa datang ke Disduk dengan membawa FC KK untuk diterbikan Surat Keterangan Pengganti KTP karena pada awal 2016 ketersediaan Blangko mengalami kekosongan baik Didaerah/Pusat atau yang bersangkutan bisa cek ke SMS Gateaway dengan cara CEK#KTP#(NIK) atau CEK#KTP#(3204 .... ) kirim ke 08156006060

wali solehudin

ass.pak saya mau nanya apakah e ktp itu langsung aktif ? soalnya saya bikin bpjs ketenagakerjaan ditolak,alesannya e ktp saya belum di aktifasi.mksh ini data saya NIK:3204142803910001 nama :wali solehudin TTL :bandung,28 maret 1991 jenis kelamin :laki laki alamat :kp mengger RT/RW 002/007 desa rancamulya kecamatan pameungpeuk

Jawaban dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil :

Selamat Pagi,

Untuk Aktifasi KTP sudah langsung aktif pada saat KTP diserahkan kepada yang bersangkutan, apabila belum silahkan datang ke kecamatan/disdukcapil untuk diaktifasi ulang

Ihsan

Ibu saya memperbaiki KK karena NIK di KK berbeda dengan di KTP, sudah 2 Minggu lebih belum selesai-selesai, padahal KK tersebut akan digunakan untuk daftar ke SMA. Mohon responnya. Selama apakah pembuatan KK ?

Jawaban dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil :

Selamat Pagi,

untuk pembuatan KK, 14 (empat belas) hari kerja

Beriansyah

Assalamualaikum,Wr.Wb. mohon maaf kepada Bapak - Bapak Pimpinan Dis Capil, Saya hanya ingin bertanya dan mengadukan perihal pembuatan KTP dan KK untuk membuat KTP dan KK apakah prosesnya lama atau kah sebentar ? dan apakah mengeluarkan biaya Administrasi atau tidak, sebab yang saya rasakan untuk membuat KTP dan KK saja sampai lama sekali, padahal itu dokumen yang sangat penting sebagai Warga Negara Indonesia. dan apabila pembuatan nya melalui kecamatan apakah di kenakan Biaya Administrasi atau tidak ? sebab yang saya dengar kabar bahwa jika pembuatan nya melalui kantor kecamatan itu di kenakan biaya yang sangat berpariatip, apakah untuk jadi warga negara yang baik harus susah untuk mendapatkan dokumen kependudukan kasihan sodara - sodara kita masih banyak yang tidak mampu jngan kan untuk membayar adm KTP dan KK untuk makan saja kadang susah,. jadi banyak sodara - sodara kita yang masih tidak memiliki dokumen tersebut. mohon maaf jika saya salah berkata dan mohon jawaban nya. terimakasih.

Jawaban dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil :

Selamat Pagi,

untuk proses Pembuatan Administrasi Kependudukan dan Pencatatan seperti KK dan KTP tidak dikenakan Biaya (GRATIS) baik di Daerah/Pusat, untuk KTP sampai saat ii ketersediaan Blangko masih kosong dan menerbitkan Surat Keterangan Pengganti KTP dan untuk KK dikenakan waktu 14 (empat belas) hari kerja.

enang herman

simpang jalan alfathu bajaran, selokan mampet sudah lama tdk ada perbaikan

Jawaban dari Dinas Perumahan, Penataan Ruang dan Kebersihan :

Kondisi Drainase yng kurang baik ditambah kebiasan membuang sampah sembarangan..akibatnya air meluap kebadan jalan dibarengi sampah yang menimbulkan kondisi jalan semakin tdak nyaman dilalui....untuk permasalahan sampahnya UPTD Pengangkutan Sampah Wilayah Soreang selalu siap membersihkannya..trma kasih  

Andri B.

Assalammuallaikum Wr. Wb. Saya Tinggal di Wilayah Kecamatan Arjasari yang Jarak Tempuh yang sangat Jauh dari tempat kediaman saya, Mohon pengarahan untuk proses pembuatan E-KTP di Kabupaten Bandung setelah saya melawati Tahap pembuatan Kartu Keluarga (KK) dan Proses Pemotretan Serta pengisian Data untuk E-KTP, namun saya di informasikan untuk Kembali ke Kecamatan Arjasari pada Tgl. 11 Mei 2015 untuk Kembali Ke Kecamatan Arjasari, saya pikir E-KTP Saya & Istri saya sudah selesai namun pada kenyataannya belum Selesai sama sekali dan saya di minta untuk langsung ke Kantor Catatan Sipil Kabupaten Bandung. Dengan diberikan pengarahan proses pembuatan E-KTP di Kantor Catatan Sipil Kabupaten Bandung memakan waktu 10 hari setelah penyerahan foto Copy KK & Surat Pengantar dari Kecamatan & Kelurahan Lebak Wangi. Yang Jadi Pertanyaan saya : 1. Berapa Biaya Pembuatan Kartu Keluarga di Kabupaten Bandung ?(Jika Ada Biaya) 2. Apakah perubahan Data Nama pada KK yg jelas kesalahan dari Dinas pembuat KK dikenakan Biaya kembali ? 3. Apakah Pembuatan Surat Pengantar E-KTP dari Kecamatan setempat dikenakan Biaya ? 4. Apakah Pembuatan E-KTP di Kantor Dinas Catatan Sipil Kabupaten Bandung dikenakan Biaya ? Jika memang putusan Negara dikenakan Biaya maka Berapa Biayanya ? 5. Berapa Lama Proses pembuatan E-KTP setelah Data Warga Masuk ke kantor Dinas Catatan Sipil Kabupaten Bandung ? Mohon untuk di jawab sebenar-benar nya dan apabila dalam Proses pembuatan Data diatas tidak sesuai dengan ketentuan yg berlaku maka mohon untuk Di Tindak Aparat terkait yang menyalahi Aturan Pemerintah Tersebut. Pada kenyataan semua Proses di atas ada Biaya nya. Salam Sabilulungan. Ciptakan Indonesia Bersih dari segalanya.

Jawaban dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil :

Selamat Pagi,

Terima Kasih atas Informasinya, perlu diketahu bahwa Proses Pembuatan Administrasi Kependudukan dan Pencatatan tidak dikenakan Biaya (GRATIS) untuk KTP elektronik perlu diketahu bahwa sampai saat ini ketersediaan Blangko baik Didaerah/Pusat belum ada dan sampai saat ini mengunakan Surat Keterangan Pengganti KTP (untuk berbagai keperluan)

BERITA LAINNYA
Kecamatan Margahayu, yang mewakili Kabupaten Bandung pada Penilaian Sinergitas Kinerja Kecamatan tin
Pemkab Bandung Upayakan Penanganan Komprehensif Sebagai salah satu daerah rawan bencana, Kabupate