PRESS RELEASE Bupati Bandung Serahkan Enam Penghargaan di Hari Ibu

Rabu, 26 Desember 2018

Bupati Bandung H.Dadang M Naser,SH., S.Ip., M.Ip mengapresiasi sejumlah raihan prestasi yang telah diperoleh Perangkat Daerah (PD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung, baik dari tingkat provinsi maupun nasional.

Atas prestasi tersebut, beberapa PD mendapat ganjaran penghargaan dari Bupati Bandung yang disampaikan di sela-sela Peringatan Hari Ibu Ke-90 Tingkat Pemerintah Kabupaten Bandung yang di pusatkan di Dom Bale Rame Soreang, Sabtu (22/12/2018).

“Alhamdulillah di hari ibu ini banyak prestasi yang diraih oleh Pemkab Bandung, dan hari ini saya akan memberi penghargaan kepada PD yang berprestasi. Salah satu penerima penghargaan tersebut yakni Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Dra. Hj. Nia Setiana, M.Si atas diraihnya penghargaan piagam tanda kehormatan Satya Lencana Kebaktian Sosial dari Kementrian Republik Indonesia,” jelas Bupati Bandung.

Selain itu, Pemkab Bandung juga menerima penghargaan sebagai Kabupaten Layak Anak kategori Pratama Tingkat Nasional dan penghargaan sebagai Pembina Posyandu terbaik tingkat Provinsi Jabar tahun 2018.

“Penghargaan juga diberikan kepada Desa Ciaro Kecamatan Nagreg sebagai juara satu P2WKSS (Peningkatan Peranan Wanita Menuju Keluarga Sehat Sejahtera) tingkat Jawa Barat kategori pembangunan responsif gender. Karang Taruna Jayagiri Desa Indragiri Kecamatan Rancabali juga menerima penghargaan sebagai juara satu Karang Taruna Tingkat Nasional tahun 2018,” paparnya.

Bupati menjelaskan, semua penghargaan yang diraih Pemkab Bandung ditujukkan untuk para perempuan khususnya ibu-ibu di Kabupaten Bandung. “Dari semua prestasi yang diraih Pemkab Bandung, rata-rata ditujukkan untuk perempuan atau ibu-ibu,” imbuh Dadang M Naser.

Dalam upacara peringatan hari ibu, ia menjelaskan kemerdekaan bangsa Indonesia tidak lepas dari peran serta perempuan. Keterlibatan perempuan sendiri dapat dibuktikan melalui kongres perempuan pertama pada 22 Desember 1928 di Yogyakarta.

"Hari ibu di Indonesia lahir dari pergerakan bangsa Indonesia khususnya kaum perempuan dalam mewujudkan kemerdekaan, salah satunya melalui Kongres Perempuan. Hakekat peringatan hari ibu sendiri adalah untuk mengingatkan seluruh rakyat Indonesia, terutama generasi muda akan arti dan makna seorang ibu sebagai momentum kebangkitan bangsa," imbuhnya.

Selain itu, Bupati juga berharap agar peringatan tersebut dapat membawa dampak positif bagi peningkatan kualitas hidup dan pemenuhan hak dan kemajuan perempuan, salah satunya dengan memberikan kesempatan bagi perempuan untuk berkembang.

"Jika perempuan diberi peluang dan kesempatan untuk meningkatkan kualitas hidupnya serta mengembangkan segala potensi dan yang dimilikinya, maka perempuan dapat menjadi motor penggerak bahkan menjadi agent of change" ungkap Dadang Naser.

Sementara itu, Ketua Tim Penggerak Pembina Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Bandung Hj. Kurnia Agustina Dadang M Naser mengungkapkan banyak sekali program yang dikeluarkan Pemkab Bandung yang berpihak kepada perempuan.

"Saya sebagai perempuan Kabupaten Bandung, melihat banyak sekali program yang berpihak kepada perempuan baik di sisi kesehatan, pendidikan maupun ekonomi kreatif atau peningkatan daya beli," terangnya.

Dari sisi kesehatan, lanjutnya, Pemkab Bandung terus menggalakan program Inspeksi Visual dengan Asam Asetat (IVA) test. Hal tersebut ditujukkan untuk melindungi para perempuan yang melahirkan generasi bangsa.

"Tidak hanya Pemkab Bandung, Pemprov Jabar juga mengeluarkan program khusus untuk perempuan, yakni program sekolah untuk perempuan. Sementara dari sisi ekonomi kreatif, Pemkab juga memberikan kesempatan serta support kepada para ibu-ibu di Kabupaten Bandung untuk berwirausaha," pungkasnya.

Sumber : Humas Pemkab Bandung

BERLANGGANAN
BERITA LAINNYA
Keselarasan visi ini tak lain karena adanya keterlibatan dan pengakomodasian pendapat tokoh masyarak
Sebanyak 2.578 Calon Jamaah Haji asal Kabupaten Bandung ikuti Pelatihan Manasik Haji Masal I di Masj