Pemkab Bandung terus Dorong Pengembangan Wisata Berbasis Lingkungan

Jumat, 13 September 2019

Sesuai dengan intruksi Menteri Pariwisata (Menpar) RI Dr. Ir. Arief Yahya, M.Sc., Kabupaten Bandung akan segera membentuk Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) untuk pengembangan destinasi wisata berbasis lingkungan (Ekowisata). Dari 12 titik yang diajukan, beberapa lokasi merupakan kawasan PT. Perkebunan Nusantara (PTPN) VIII. Hal tersebut mengemuka pada acara Penandatanganan MoU antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung dengan PTPN VIII di Nabila Farm Lembang.

“Indikator keberhasilan pariwisata suatu daerah dapat diukur dari meningkatnya jumlah wisatawan. Hal ini dapat menjadi salah satu pemicu pengembangan ekonomi daerah tersebut. Dengan adanya dukungan dari Menpar juga kerjasama dengan PTPN VIII, ini mencerminkan gerakan sabilulungan antara pemerintah daerah dengan perusahaan,” ungkap Bupati Bandung H. Dadang M Naser, SH., S.Ip., M.Ip saat menghadiri kegiatan tersebut, Rabu (4/9/2019).

Bupati berpendapat, sektor perkebunan mempunyai kontribusi yang signifikan terhadap keberhasilan pariwisata serta perekonomian Kabupaten Bandung. Oleh karena itu, pihaknya akan terus berinovasi dalam menggali dan memanfaatkan seluruh potensi yang ada.

“Ini merupakan tanggung jawab kita semua. Semua pihak harus ikut berkontribusi, mulai dari pemerintah, swasta, masyarakat, tak terkecuali dari sektor perkebunan,” tuturnya.

Tak hanya perkebunan, Dadang juga menjelaskan, Kabupaten Bandung merupakan daerah yang kaya akan potensi pariwisata, mulai dari keindahan alam, seni budaya hingga aneka kuliner yang menjadi ciri khas Kabupaten Bandung.

“Tentunya potensi ini merupakan daya tarik bagi pengembangan kepariwisataan yang perlu mendapat perhatian dan tindak lanjut secara tepat dan terarah, sehingga multiplier effect (efek pengganda) dari pariwisata dapat dirasakan bagi peningkatan ekonomi kerakyatan dan menjadikan pariwisata Kabupaten Bandung sebagai tujuan wisata yang strategis dan berdaya saing,” jelas Dadang.

Ia berharap, kerjasama yang terjalin antara Pemkab Bandung dan PTPN VIII tersebut dapat dilanjutkan dengan langkah-langkah yang nyata.

“Kami berharap, jalinan kerjasama ini tidak hanya berhenti disini, namun ada tindak lanjut dalam mengelola potensi ekowisata, sehingga masyarakatpun dapat merasakan manfaatnya,” harap Dadang.

Sementara Dirut PTPN VIII Dr. Ir. Wahyu, MM memaparkan, kerjasama tersebut merupakan tindak lanjut dari gagasan Bupati Bandung untuk menciptakan KEK dalam pengembangan destinasi wisata berbasis lingkungan.

“Awalnya kami akan mengembangkan objek tersebut dengan kecil-kecilan. Tapi Alhamdulillah, Bapa Bupati memiliki inisiatif dalam membuat KEK. Kami juga sudah berdiskusi dengan Menpar RI dan beliau mendukung penuh niat kami,” papar Wahyu.

Kabupaten Bandung sendiri lanjutnya, memiliki pesona pariwisata yang indah, namun belum dimanfaatkan dengan baik.

“Menurut hemat kami terdapat 12 titik yang menjadi potensi KEK ekowisata, dimana memiliki keindahan yang tidak ada duanya, seperti Kawah Rengganis, Situ Nyonya, Situ Patenggang, Glamping dan Tirta Camelia. Semoga pembangunan KEK ini dapat terealisasi dalam waktu dekat,” pungkas Dirut PTPN VIII.

Sumber : Humas Pemkab Bandung

BERLANGGANAN
BERITA LAINNYA
Untuk mengoptimalkan implementasi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 13 Tahun 2017 Tentang Kawasan Tanpa
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung menjalin kerjasama dengan Perusahaan Umum (Perum) Lembaga Kant