Pemkab Bandung – 4 Instansi Jalin Kerjasama

Selasa, 28 Mei 2019

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung jalin kerjasama dengan empat instansi terkait pendidikan, kesehatan dan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Keempat instansi tersebut yaitu Institut Manajemen Koperasi Indonesia (IKOPIN), Akademi Perekam Medis dan Informatika Kesehatan (APIKES), Sekolah Tinggi Farmasi Bandung (STFB) dan Yayasan Sayang Tunas Cilik.

Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) itu, dilakukan Wakil Bupati (Wabup) Bandung H. Gun Gun Gunawan dengan perwakilan keempat instansi tersebut. Kerjasama tersebut menurut wabup, berkenaan dengan visi dan misi Pemkab Bandung yaitu sebagai upaya memantapkan Kabupaten Bandung yang maju, mandiri dan berdaya saing.

“Untuk memantapkan SDM yang siap maju, mandiri dan berdaya saing ini lah, diperlukan beberapa peningkatan kapasitas yang saat ini dijalin dalam kerjasama. Hal ini didasarkan pada pertimbangan efisiensi dan efektifitas layanan publik, serta azas saling menguntungkan,” ucap wabup dalam sambutannya di sela-sela acara yang berlangsung di Bale Winaya Soreang, Jum’at (24/5/2019).

Bersama IKOPIN, pemkab jalin kerjasama dalam meningkatkan kualitas SDM, melalui pelatihan, kegiatan pendampingan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dalam bidang Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM).

Kerjasama yang dijalin bersama APIKES dan STFB yaitu terkait pendidikan, penelitian dan pengembangan serta pengabdian kepada masyarakat. Program advokasi pencegahan dan penanganan Pneumonia pada anak, peningkatan kesiapsiagaan bencana dan perlindungan anak, serta kesetaraan gender di sekolah Kabupaten Bandung, merupakan bentuk kerjasama dengan Yayasan Sayangi Tunas Cilik.

“Kami terbuka untuk bekerjasama, selama hal itu berpengaruh pada percepatan dan perbaikan. Terutama untuk peningkatan kemampuan SDM, baik aparatur pemerintahan maupun masyarakatnya. Peningkatan di bidang pendidikan, kesehatan dan perekonomian, yang menjadi tujuang kerjasama dengan lembaga pendidikan ini, dapat meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Bandung. Banyak sekali potensi di Kabupaten Bandung yang harus terus dikembangkan,” tukas Gun Gun Gunawan.

Ia menambahkan, kehadiran dari institusi pendidikan akan sangat membantu dalam percepatan pembangunan. Kesepakatan yang dijalin menurutnya bukan hanya sekadar MoU, tetapi harus segera diimplementasikan dalam bentuk program kegiatan. Ia pun mengimbau agar jajaran Perangkat Daerah Pemkab Bandung, bisa langsung berkoordinasi dengan keempat pihak tersebut.

“Nanti ada pemberdayaan masyarakat, silahkan Kabupaten Bandung dijadikan laboratorium, karena dengan banyaknya penelitian maka bisa kami jadikan bahan evaluasi untuk jalannya pemerintahan,” pungkas Gun Gun.

Sementara itu dalam sambutannya Rektor IKOPIN Dr. Ir. Burhanuddin Abdullah berujar, diperlukan pendekatan yang lebih efektif dan efisien untuk memecahkan masalah pembangunan. Dijalinnya kerjasama tersebut, merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kapasitas dan kemampuan SDM dalam menghadapi tantangan yang semakin berat.

“Permasalahan kita dalam meningkatkan kemampuan dan pemecahan masalah pembangunan, terletak pada minimnya capacity to implement (kapasitas untuk mengimplementasikan). Yaitu kemampuan dalam mempraktikkan hal-hal yang sudah dipahami, dalam rangka memecahkan masalah pembangunan,” ujar mantan Gubernur Bank Indonesia (BI) itu.

Ia mengutarakan, ada tiga hal yang diperlukan untuk meningkatkan _capacity to implement_, yaitu human capacity (kapasitas SDM), _financial capacity_ (kemampuan finansial dari APBN dan APBD) dan _political capacity to implement_ (kapasitas politik untuk mengimplementasikan).

”Ketiga hal tersebut seharusnya bisa mendorong, baik pemerintah maupun masyarakat, untuk bersepakat dalam membangun bangsa ini. Dalam berbagai literatur sering diberikan contoh menarik, bagaimana sebuah negara seperti Jepang misalnya, bisa membangun bangsa yang kuat karena memilik _political capacity to implement_ rakyatnya,” tutur Burhanuddin.

Dirinya beranggapan bahwa keempat pihak yang menjalin kerjasama dengan Pemkab Bandung, adalah mitra strategis untuk mencapai tujuan yaitu membangun tiga kapasitas tersebut. “Saya kira apa yang kita sepakati bersama hari ini, adalah tujuan membangun bangsa untuk meningkatkan kapasitas manusia pembangun masa depan. Mudah-mudahan dengan adanya kerjasama ini, semua langkah kita diridhoi Allah,” tutupnya.

Sumber: Humas Pemkab Bandung

BERLANGGANAN
BERITA LAINNYA
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia, Ir. Nilant
Desa Cibeureum Kecamatan Kertasari siap wakili Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung dalam ajang Lom