Menabung Kebaikan Melalui Literasi

Rabu, 02 Mei 2018

Literasi, atau dunia membaca tampaknya sudah mendarah daging pada diri Bambang Purwanto. Sudah hampir satu dekade, ia membaktikan hidupnya untuk mengajak masyarakat, terutama anak-anak, untuk gemar membaca.

Ia menjadikan rumahnya yang terletak di Perumahan Lebakwangi Asri RT 04/13 Desa Lebakwangi Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung sebagai Taman Bacaan Masyarakat (TBM). Melalui metode mendongeng, Bambang terus berupaya agar anak-anak mau membaca buku.

“Bagi anak-anak melihat dan mendengar dongeng itu adalah hal yang seru. Hal tersebutlah yang saya jadikan cara agar anak-anak tertarik untuk datang ke Perpustakaan dan membaca buku,” ujarnya yang akrab disapa Ayah Salwa.

Tak sekedar menyediakan 4000 an koleksi buku, agar tidak membosankan Bambang bersama istri juga membuat ‘kurikulum’yang diterapkan di TBMnya.

‘’Inti kegiatan tetap mengajak membaca buku, tapi ada menu-menu berbeda setiap harinya. Seperti, Senin belajar membaca, Selasa dan Kamis belajar Komputer, Rabu menulis, menggambar serta mewarnai, Jumat belajar Bahasa Sunda, dan Sabtu mendongeng juga puisi,” ujar Ayah Salwa.

Setiap bulannya, terdapat 400-900 orang yang membaca buku dan mengikuti kurikulum yang disediakan TBM AS Lebakwangi, nama TBM yang dikelola Bambang dan istri. Tak berhenti mengajak orang untuk membaca di sekitaran rumahnya, ia juga mengajak para orang tua agar ikut mendongeng untuk anak-anaknya.

“Banyak sekali manfaat yang bisa kita dapatkan dari mendongeng, salah satunya bisa menambah kedekatan antara anak dan ornagtua. Maka dari itu, saya mengajak Ayah dan Bunda untuk ikut membaca dan mendongeng melalui program Gernas (Gerakan Nasional Orang Tua Membaca Buku),” ajak Ayah Salwa yang juga pernah mendapatkan medali West Java Leader’s Reading Challenge (WJLRC) Disdik Pemprov Jabar tahun 2017.

Kecintaannya Ayah Salwa terhadap Kabupaten Bandung begitu besar. Ia merasa, apa yang ia lakukan belum begitu maksimal. Kini, dirinya mengajak para pengelola TBM di Kabupaten untuk membuat pelaporan pemustaka (orang yang berkunjung ke perpustakaan,red).

Sebagai seseorang yang berprofesi sebagai guru Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) di SMP Taruna Bakti Bandung, Ayah Salwa membuat platform pelaporan dari google form. Pelaporan ini merinci data jumlah pengunjung setiap bulannya.

Tak hanya mengelola TBM, ia pun berkolaborasi dengan Dinas Perpustakaan dan Arsip untuk menyusun data jumlah pengunjung dari Perpustakaan Daerah Kabupaten Bandung, perpustakaan desa hingga perpustakaan sekolah.

‘’Tapi, belum semua pengelola perpustakaan menyetorkan data ini,’’ keluh Ayah Salwa.

Dari seluruh data yang masuk, Ayah Salwa kemudian mengolahnya menjadi pelaporan. Bagi dia, pelaporan bulanan ini bisa jadi bahan untuk monitoring dan evaluasi fluktuasi pemustaka di Kabupaten Bandung.

‘’Jika jumlah pemustaka tidak naik, berarti ada apa? Apakah perpustakaan belum memiliki program yang menarik yang bisa mengajak masyarakat untuk datang dan membaca? Ini bisa jadi bahan menarik,’’ ungkap dia.

Ayah Salwa hanya bermimpi, suatu hari ada semacam kompetisi Desa Melek Literasi, atau Desa dengan tingkat pemustaka tertinggi di Kabupaten Bandung. Bagi Ayah Salwa, membaca merupakan kunci utama untuk meraih kesuksesan yang sebenarnya.

Apa yang tengah dilakukan Ayah Salwa ini tak selalu berkaitan dengan ekonomi. TBM yang ia kelola bersama istri, memberikan layanan gratis kepada pemustaka. Pun ketika ia mengolah data-data input kunjungan pemustaka.

‘’Bagi saya, apa yang saya lakukan ini ibarat nabung. Mudah-mudahan jadi kebaikan yang lebih besar buat anak-anak kita nanti,’’ pungkas dia.

Atas berbagai dedikasinya ini, Bupati Bandung H. Dadang M. Naser menganugerahinya penghargaan sebagai Penggerak Bidang Sosial dan Budaya dalam Sabilulungan Award 2018.

“Saya harap para pemenang bisa terus berkontribusi untuk pembangunan Kabupaten Bandung. Kita patut bangga, tetapi jangan cepat puas atas keberhasilan, karena semua prestasi yang kita peroleh merupakan hasil kerja nyata baik masyarakat, pemerintah juga semua elemen yang terlibat. Semoga prestasi ini menjadi pelecut kita semua untuk lebih meningkatkan kinerja secara sabilulungan,” ucapnya pula.

Sumber: Press Release Kominfo Setda

BERLANGGANAN
BERITA LAINNYA
Rangkaian Millenial Road Safety Festival (MRSF) 2019, yang ditandai dengan Pataka Relay, kali ini be
Adanya sedimentasi dan penyempitan di bagian hilir Sungai Cilember di Kelurahan Melong dan Cimahi Te