KLA Award 2018, Kabupaten Bandung Raih Kategori Pratama

Kamis, 26 Juli 2018

Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) memberikan Anugerah Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) kepada 177 kabupaten/kota seluruh Indonesia dalam 4 kategori penghargaan. Kabupaten Bandung mendapatkan KLA Award kategori Pratama untuk kedua kalinya setelah pada tahun 2017 diganjar penghargaan serupa di Pekanbaru Riau.

Menteri PPPA RI Prof. DR. Yohana Susana Yembise, Dip. Apling, MA, menyerahkan langsung penghargaan tersebut dalam acara Malam Penghargaan KLA di Dyandra Convention Center Surabaya, Senin (23/7).

“KLA Award pada 2018 ini terbagi kedalam 4 kategori, yaitu Pratama sebanyak 113 kabupaten/kota, Madya 51 kabupaten/kota, Nindya 11 kabupaten/kota dan Utama sebanyak 2 kota. Selamat bagi yang menerima penghargaan, ini kita dedikasikan dalam rangka menargetkan Tahun 2030 Indonesia Layak Anak,” kata Yohana Yembise dalam sambutannya.

Yohana mengatakan, diperlukan sinergitas dan kerja keras pimpinan daerah termasuk kerja sama antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan seluruh masyarakat untuk mencapai target tersebut.

“Belum ada provinsi yang dinyatakan Layak Anak, karena suatu provinsi bisa dinyatakan Layak Anak jika semua kabupaten/kota di wilayah tersebut sudah Layak Anak. Untuk mewujudkannya diperlukan sinergitas dan kerja keras antar OPD di kabupaten/kota,” imbaunya.

Urusan perempuan dan anak adalah urusan wajib pemerintah daerah sesuai dengan UU nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintahan. Menurutnya, pemerintah daerah tidak perlu takut dalam menaikkan anggaran untuk urusan perempuan dan anak.

“Perempuan dan anak adalah 2 pilar yang akan menyelamatkan bangsa ini ke depannya. Negara maju investasi besar-besaran untuk urusan perempuan dan anak, sesuai dengan komitmen PBB melalui Sustainable Development Goals, bahwa perempuanlah yang menyelamatkan planet ini ke depan dan anak-anaklah yang akan menjadi pemimpin generasi penerus masa depan bangsa,” lanjut Menteri PPPA.

Selain mendapatkan Anugerah KLA, diberikan juga penghargaan dalam bidang hak sipil terbaik, pembinaan forum anak daerah terbaik, pencegahan perkawinan anak terbaik, Unit Pelayanan Terpadu Daerah (UPTD) untuk Perlindungan Perempuan dan Anak terbaik, Puskesmas dengan pelayanan ramah anak terbaik, Sekolah Ramah Anak terbaik, dan penghargaan khusus yang diberikan kepada beberapa Polda dan Polres Ramah Anak yang baru diinisiasi tahun ini.

“Anugerah KLA merupakan apresiasi atas kerja keras pemerintah daerah dalam pembangunan nasional di bidang Pemenuhan Hak Anak dan Perlindungan Khusus Anak yang didukung oleh lembaga masyarakat, dunia usaha dan media serta peran dari forum anak sebagai pelapor dan pelopor. Anugerah ini diselenggarakan demi kepentingan terbaik untuk 87 juta anak indonesia,” pungkas Yohana Yembise.

Bupati Bandung H. Dadang M. Naser, S.H, S.Ip, M.Ip berujar penghargaan tersebut didedikasikan untuk seluruh anak sebagai generasi penerus khususnya di Kabupaten Bandung. menurutnya penghargaan hanyalah sebagai media dalam memotivasi jajarannya untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Penghargaan ini merupakan salah satu bentuk tanggung jawab dan upaya keras seluruh jajaran Pemkab Bandung yang diapresiasi oleh pemerintah pusat. Kinerja yang kita lakukan sebagai pelayan publik semata-mata bertujuan untuk kesejahteraan rakyat,” imbuh Bupati.

Kategori yang sama dalam kurun dua tahun ini, menurutnya harus terus dievaluasi dan ditingkatkan dalam rangka mewujudkan Indonesia Layak Anak 2030.

“Penghargaan ini harus dijadikan momentum untuk memicu semangat dalam meningkatkan, membenahi dan memperbaiki kinerja masing-masing Perangkat Daerah, cermati dimana letak kekurangan kita selama ini, singkirkan ego sektoral dalam menjalankan program-programnya, khususnya dalam membangun komitmen untuk mewujudkan Kabupaten Bandung Layak Anak,” seru Dadang Naser.

Sementara itu Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Bandung H. Hendi Aryadi Purwanto, S.H, M.Si mengatakan dibutuhkan komitmen dan kerjasama dari Perangkat Daerah yang tergabung dalam tim gugus tugas KLA.

“Untuk dapat menaikkan peringkat menjadi Madya, Nindya terlebih kategori Utama, dibutuhkan komitmen dan kerjasama dari PD dalam meningkatkan program kegiatan yang mengarah pada pemenuhan hak dan perlindungan anak di Kabupaten Bandung,” ujarnya saat dikonfirmasi usai menerima KLA Award.

Pihaknya mengucapkan terima kasih kepada Bupati beserta seluruh PD tim gugus tugas KLA yang sudah bersinergi dalam upaya mewujudkan Kabupaten Bandung Layak Anak. “Dibutuhkan kerjasama yang lebih baik lagi dalam program pemenuhan hak dan perlindungan anak untuk mencetak anak yang sehat, cerdas, ceria dan berahlak mulia, sehingga kelak mampu menjadi generasi maju, mandiri dan berdaya saing,” harapnya.

Sumber: Humas Pemkab Bandung

BERLANGGANAN
BERITA LAINNYA
Dalam menerapkan Program “Bandung 1000 Kampung”, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung m
SAKIP (Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah) yang telah diterapkan oleh Pemerintah Kabup