Kartikawati: ‘Alhamdulillah, Sekarang Kami Bisa Tidur Dengan Nyaman’

Rabu, 30 Januari 2019

Kartikawati (53), salah seorang warga Soreang, merasa terharu dan bersyukur. Tempat tinggalnya yang nyaris ambruk mendapat bantuan secara swadaya sabilulungan. Rumah sangat sederhana yang berlokasi di Kampung Babakan Sakola RT 01 RW 04 Desa Sukajadi, kini telah layak huni.

“Alhamdulillah, sekarang saya sama keluarga bisa tidur dengan nyaman, biasanya suka hariwang (khawatir) sewaktu-waktu bisa runtuh. Terima kasih buat pa camat, pa kades, sama semuanya yang sudah ngebantu,” ucap perempuan yang berprofesi serabutan itu sembari berkaca-kaca usai menerima kunci rumah barunya, Senin (28/1/2019).

Camat Soreang Rusli Baijuri mengatakan, rumah tidak layak huni (rutilahu) tersebut, diselesaikan dalam waktu kurang lebih satu bulan. “Perbaikan rumah Bu Kartikawati sudah selesai. Proses renovasi dimulai pada akhir Desember tahun lalu dan hari ini kami serahkan kuncinya kepada yang bersangkutan,” ungkap Camat Soreang.

Pemerintah kecamatan bersama Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Soreang, Forum Komunikasi Kecamatan Sehat (FKKS), Pemerintah Desa Sukajadi dan Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskesos), secara sabilulungan menggalang bantuan untuk perbaikan Rutilahu tersebut.

“Kami berikan bantuan sebagai bentuk kepedulian dan rasa solidaritas kami kepada warga yang membutuhkan. Secara sabilulungan, terkumpul bantuan senilai Rp. 15 juta dalam bentuk bahan material bangunan, uang, konsumsi dan upah kerja,” ujarnya pula.

Dengan gerakan sabilulungan pula, Rusli Baijuri menargetkan lima rutilahu di tahun 2019. ia berharap, upaya yang dilakukannya dapat mengefektifkan dan mengefisiensi bantuan dari pusat dan daerah.

“Apa yang kami lakukan semata-mata untuk meringankan beban warga sekaligus juga meringankan beban pemerintah. Melalui gerakan sabilulungan, masalah rutilahu khususnya di wilayah kami akan cepat teratasi. Selain itu, anggaran yang dikucurkan baik dari pusat maupun kabupaten, kami harap bisa dimanfaatkan untuk pembangunan infrastruktur lain atau pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM),” tukas Rusli Baijuri.

Menanggapi hal itu, Bupati Bandung H. Dadang M. Naser, mengapresiasi respon terhadap gerakan sabilulungan yang selama ini terus ia gelorakan. Ia berharap seluruh lapisan masyarakat menjadikan gerakan tersebut sebagai motivasi, untuk mengatasi segala permasalahan yang ada di daerahnya.

“Camat sebagai kepanjangan tangan dari bupati dapat merespon semangat sabilulungan, tentunya sangat patut diapresiasi. Saya harap apa yang dilakukan di Kecamatan Soreang ini, dapat menjalar kepada seluruh lapisan masyarakat. Bukan hanya rutilahu, masalah sampah, kenakalan remaja atau apapun permasalahan di daerahnya, akan dapat teratasi jika dilakukan secara bersama-sama (sabilulungan),” pungkas bupati.

Sumber: Humas Pemkab Bandung

BERLANGGANAN
BERITA LAINNYA
Dalam menerapkan Program “Bandung 1000 Kampung”, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung m
SAKIP (Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah) yang telah diterapkan oleh Pemerintah Kabup