Kabupaten Bandung di Verifikasi Tim KKS Pusat

Kamis, 29 Agustus 2019

Kabupaten Bandung melalui Forum Kabupaten Bandung Sehat (FKBS) akan di verifikasi Tim Kabupaten/Kota Sehat (KKS) Pusat, pada 29-30 Agustus esok hari. Kabupaten Bandung masuk verifikas, karena berdasarkan Smart Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM), akses sanitasinya sudah lebih dari 60 persen.

Verifikasi dilakukan sebagai salah satu syarat untuk mendapatkan penghargaan Anugrah Swastisaba Wistara tahap pertama. Wistara itu sendiri merupakan suatu penghargaan dengan level tertinggi dari Program Kabupaten/Kota Sehat Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (RI).

Ketua Tim Pembina Kabupaten Bandung Sehat (KBS), Ir.Ernawan Mustika menjelaskan, sejumlah lokasi khusus (lokus) sudah dipersiapkan. Masing-masing adalah Taman Pacantells di Kecamatan Katapang, Kelompok Wanita Tani (KWT), Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) dan Bank Sampah Dahlia di Kecamatan Banjaran, Bumi Kaheman di Kecamatan Cangkuang, dan Sekretariat Sistem Layanan Rujukan Terpadu (SLRT) Sabilulungan di Kecamatan Soreang.

“Lokus-lokus itu akan ditinjau di hari pertama tanggal 29 Agustus. Tim pusat juga akan melakukan pemeriksaan berkas serta dokumen-dokumen di sekretariat kita dan Sekretariat Forum Kabupaten Bandung Sehat (FKBS) di Komplek Perkantoran Pemkab Bandung-Soreang,”jelas Ernawan di ruang kerjanya di Soreang, Rabu (28/08).

Ernawan mengatakan di hari kedua, 30 Agustus, tim di bawah kepemimpinan Iwan Nefawan itu akan berlanjut melakukan peninjauan di sejumlah lokasi lainnya. Antara lain Terminal dan Alun-alun Cicalengka, SMP Negeri I Cicalengka, Pasar Sehat Cicalengka, Puskesmas Sawah Lega Cicalengka, Posyandu dan Pemukiman Sehat serta Taman Baca di Kampung Cibiru Nagrog Cicalengka.

“Peninjauan juga akan dilakukan ke Lumbung Pangan, Rumah Makan Darmaga Sunda di Kecamatan Nagreg dan berakhir di kawasan wisata sehat Kawah Kamojang di Kecamatan Ibun,” ucap Ernawan.

Ernawan mengungkapkan pihaknya sudah jauh hari mempersiapkan segala sesuatunya termasuk melakukan binaan wilayah (binwil) pada lokus-lokus itu. Binwil dilakukan untuk melihat sejauhmana proses pembinaan yang telah diberikan dapat terimplementasikan dengan baik di lapangan.

“Anugrah Wistara sejatinya menjadi motivasi kami untuk lebih maksimal lagi dalam berkarya. Terpenting adalah bagaimana kita bisa cepat mewujudkan kondisi yang sehat di Kabupaten Bandung,”tutup Ernawan.

Sementara Ketua FKBS, Hj.Kurnia Agustina Dadang M.Naser menegaskan, bahwa pihaknya telah berkomitmen. Untuk menjaga kebersihan dan lingkungan yang sehat, menurutnya tidak dilakukan saat verifikasi saja. Kebersihan, imbuh Kurnia sudah semestinya menjadi suatu kebiasaan dan harus dilakukan oleh seluruh warga Kabupaten Bandung.

“Untuk mendukung hal itu, Prilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) harus sudah mulai diterapkan. Hal paling sederhana adalah tidak membuang sampah sembarangan. Mari mulai memilah dan mengolah sampah. Apalagi jika sampah itu bisa dijadikan sesuatu yang bernilai ekonomis tentunya menjadi berkah dan ibadah,”harap Kurnia.

Sepakat apa yang disampaikan Ernawan, raihan penghargaan menurut Kurnia adalah pemicu dan bonus. “Yang penting, bagaimana kita bisa menciptakan kondisi Kabupaten Bandung yang Bersih, Nyaman, Aman dan Sehat (Bernas),” tegasnya pula.

Sumber : Humas Pemkab Bandung

BERLANGGANAN
BERITA LAINNYA
Satuan Tugas (Satgas) penegakkan Peraturan Daerah (Perda) nomor 13 Tahun 2017 tentang Kawasan
Dalam Undang-Undang (UU) Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan, ditegaskan bahwa setiap masyarakat m