Dadang Naser: Trem Bisa Koneksikan Bandung Raya

Selasa, 18 September 2018

Rencana reaktivasi jalur kereta api ke Ciwidey, oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar), disambut baik Bupati Bandung H. Dadang M. Naser. Menurutnya hal itu merupakan solusi kemacetan di sepanjang jalan Ciwidey, terutama saat memasuki musim liburan.

“Saya sangat mendukung aktivasi jalur lama maupun pembuatan jalur baru. Kita sedang mencari ikon kendaraan (menuju Ciwidey) yang baik itu seperti apa. Kendaraan keluar dari jalan tol disimpan dimana, tidak semua kendaraan itu naik ke atas. Sehingga ada manajemen transportasi untuk mengurai kemacetan,” ungkap Bupati usai bertindak selaku Inspektur dalam Upacara Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas), Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke 35 dan Hari Kesadaran Nasional (HKN) di Lapangan Upakarti Soreang, Senin (17/9/2018).

Dirinya ingin ke depan ada kendaraan masal khusus, dari Kota Bandung ke Soreang, untuk melayani publik. “Kalau dalam bayangan, saya ingin ada trem, dikoneksikan antara Kota Bandung dengan Soreang, antara Kota Bandung dengan Kota Cimahi, sehingga nantinya saling membuka jalur dan dapat mengurai kemacetan yang ada saat ini,” ucap Dadang Naser.

Terkait kemacetan di beberapa titik, Dadang berharap ke depan terbentuk site plan untuk membuka konektivitas antar wilayah. “Wilayah Bojongsoang sudah crowded (macet), statusnya sebagai jalan provinsi sudah tumbuh pesat. Saya harap Dinas Perhubungan (Dishub) bersinergi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) dalam membuat site plan. Jalan Kabupaten harus kita kelola dengan baik, kita buat koneksi satu komplek dengan komplek lain, satu desa dengan desa lain maupun konektivitas desa dengan kecamatan,” imbuhnya.

Hingga kini Pemkab Bandung telah berupaya untuk mengurai titik-titik kemacetan tersebut. Dadang menyebut, pihaknya sudah merealisasikan jalan jalan tembus, seperti jalan tembus Gambung- Pangalengan, Jalan Lingkar Majalaya. “Saat ini juga tengah dikaji Jalan Barujati-Ciheulang, sebagai upaya mengantisipasi kemacetan di sekitar Alun-alun Ciparay,” ucap Dadang.

Upacara Hari Perhubungan Nasional tahun ini mengusung tema ‘Guyub Rukun untuk Mewujudkan Konektivitas dan Keselamatan Transportasi yang Lebih Baik’. Menurutnya, hari ulang tahun merupakan hari untuk mengevaluasi apa yang sudah diperbuat, apa yang sudah berhasil dan apa yang belum.

“Kabupaten Bandung akan menjadi wilayah perkotaan, oleh karenanya sarana dan prasarana harus terus dimantapkan, kualitas SDM nya ditingkatkan, kekompakan antar stakeholder juga diperkuat,” imbuhnya.

Terakhir, Dadang mengimbau masyarakat untuk disiplin berlalulintas serta mengucapkan terimakasih kepada jajaran Dishub yang telah bekerja secara maksimal. “Untuk pengguna jalan terutama yang menggunakan kendaraan roda dua, harus tertib dan disiplin, harus mau antri jangan mementingkan diri sendiri, mendahului tanpa aturan dan akhirnya malah menghalangi pengguna dari arah berlawanan. Saya ucapkan terimakasih kepada jajaran dishub yang sudah bekerja secara maksimal, pada hari jadi ini, terus tingkatkan pelayanan yang lebih baik untuk lalu lintas yang lebih tertib di masa mendatang,” pungkas dia.

Sumber: Humas Pemkab Bandung

BERLANGGANAN
BERITA LAINNYA
Sesuai dengan Peraturan Menteri (Permen) Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) nomor 23 Tahun 2017,
Bulan Dana Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bandung tahun 2018, sudah dimulai sejak bulan Sept