Bupati Wajibkan Warga Bermasker Saat Keluar Rumah

Selasa, 07 April 2020

Bupati Bandung H. Dadang M. Naser selaku Ketua Satuan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), mewajibkan seluruh masyarakat untuk menggunakan masker saat berkegiatan di luar rumah.

Hal itu dimuat dalam Surat Edaran (SE) Nomor 440/043/SGTPP-COVID-19 Tanggal 3 April 2020 Tentang Penggunaan Masker Untuk Mencegah Penularan Covid-19.

"Semua warga Kabupaten Bandung tanpa kecuali, wajib menggunakan masker saat berada di luar rumah. Jika ada yang tidak pakai, akan ditertibkan atau diberi sanksi oleh petugas," ucap Bupati Dadang Naser di sela-sela penyerahan bantuan paket Alat Pelindung Diri (APD) kepada 62 puskesmas di Rumah Jabatannya di Soreang, Senin (6/4/2020).

Tentunya, kata bupati, lebih bagus untuk tetap berada di rumah. Kemudian menjaga jarak aman dan menghindari keramaian, sering mencuci tangan dengan sabun, melaksanakan etika batuk dan bersin, rajin olah raga dan istirahat yang cukup.

"Namun bila ada keperluan mendesak, dan terpaksa keluar rumah, jangan lupa pakai masker," bupati mengingatkan.

Ia pun menginstruksikan seluruh aparat kewilayahan, untuk dapat menenangkan masyarakat agar tidak panik namun tetap waspada.

"Camat, kepala desa, lurah, babinsa, babinkamtibmas, ketua RT RW, kader PKK dan semua pihak, jangan bosan mengingatkan kepada warga. Ini demi kepentingan dan kekompakan kita bersama untuk mencegah penularan covid-19," tegasnya.

Menjelang bulan Ramadan dan Hari Iedul Fitri, Dadang Naser juga mengingatkan agar warga tidak melakukan mudik. "Bila ada warga atau pendatang dari wilayah terdampak covid-19, lakukan isolasi mandiri selama 14 hari. Kalau ada gejala batuk, pilek dan sesak nafas, segera ke rumah sakit atau puskesmas terdekat," imbuh Dadang Naser.

Virus corona, ucap Dadang, sebenarnya sangat lemah. Dengan panas matahari dan sabun penghilang lemak saja, virus itu tidak bisa bertahan lama. Namun tentunya, ketahanan tubuh atau imun manusia sangat menentukan mudah atau tidaknya penularan.

"Jaga kondisi tubuh kita dengan asupan makanan bergizi, konsumsi vitamin dari buah dan sayur, serta biasakan berjemur matahari minimal 15 menit sehari. Untuk lingkungan kita, jaga kebersihannya. Jangan sampai ada ruangan lembab di rumah, semprotkan disinfektan (lakukan disinfeksi) dengan bahan yang mudah didapat secara berkala," ucap Dadang.

Dalam kesempatan penyerahan bantuan paket APD, Kang DN sapaan akrabnya, secara simbolis menyerahkan bantuan tersebut kepada 6 kepala puskesmas.

Paket yang diserahkan, masing-masing terdiri dari 10 set APD lengkap, 3 botol hand sanitizer, 1 kotak sarung tangan, 3 kotak masker bedah, 2 buah thermometer gun dan 4 buah kacamata visor. "Mudah-mudahan bantuan ini bisa bermanfaat untuk kesiapan jajaran puskesmas, dalam rangka penanganan covid-19," harap Kang DN.

Kang DN pun mengucapkan terima kasih atas pengabdian para jajaran tenaga kesehatan, sebagai garda terdepan dalam penanganan pencegahan penyebaran covid-19.

"Selamat bekerja, semoga apa yang selama ini dilakukan senantiasa dicatat sebagai amal ibadah oleh Allah Subhanahu Wa Ta'ala. Dan semoga seluruh masyarakat Kabupaten Bandung terhindar dari segala macam bencana dan wabah, Aamiin Ya Rabbal 'Aalamiin," pungkas Kang DN.

Sumber: Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan

BERLANGGANAN
BERITA LAINNYA
Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) Kabupaten Bandung, member
Penyebaran virus corona telah menjadi masalah serius bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung. Ber