Bupati. ‘Jadikan Hardiknas Sebagai Ajang Evaluasi’

Jumat, 03 Mei 2019

Pada peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2019 yang mengusung tema ‘Menguatkan Pendidikan, Memajukan Kebudayaan’, Bupati Bandung H. Dadang M Naser, SH., S.Ip., M.Ip meminta seluruh insan pendidikan untuk turut mengevaluasi sejauh mana peran pendidikan di Kabupaten Bandung dalam mencerdaskan bangsa.

“Saya mengimbau kepada seluruh komponen daerah, terutama para pemangku kepentingan di bidang pendidikan untuk berpikir kreatif, bertindak konstruktif dan melakukan percepatan pembangunan pendidikan yang berkualitas dan terjangkau,” jelas bupati saat bertindak selaku Inspektur pada Upacara Hardiknas di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Katapang, Kamis (2/5/2019).

Dirinya berpendapat, pembangunan pendidikan berkualitas sendiri merupakan salah satu target pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) di Kabupaten Bandung.

“Salah satunya adalah dengan menciptakan SDM (Sumber Daya Manusia) yang memiliki pengetahuan dan skill mumpuni, agar siap menghadapi dunia kerja,” ungkapnya.

Berkenaan dengan peningkatan SDM, lanjut bupati, IPM (Indeks Pembangunan Manusia) Kabupaten Bandung tahun 2018 mencapai 71,75 poin, yang salah satunya merupakan kontribusi dari indeks pendidikan yaitu sebanyak 63,71 poin.

“Melihat capaian tersebut, kita juga harus siap dihadapkan pada tantangan era globalisasi dan bonus demografi, dimana kualitas generasi muda harus terus ditingkatkan agar bisa bersaing dengan bangsa lain,” lanjut bupati.

Dirinya juga berpendapat, tema yang diusung sangat relevan dengan kondisi saat ini. Dimana perkembangan teknologi semakin cepat dan kompleks.

“Pergeseran ini menuntut sistem pendidikan untuk turut berevolusi. Oleh karena itu, mari kita jadikan hari ini sebagai momentum refleksi pendidikan di Kabupaten Bandung. Tema tersebut juga selaras dengan salah-satu program prioritas pembangunan pemerintah, yakni peningkatan kualitas SDM,” jelasnya.

Pada kesempatan yang sama pula, Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Bandung Dr. Juhana M.MPD mengungkapkan, sejumlah siswa dan pendidik berprestasi mendapatkan penghargaan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung.

“Untuk penerima penghargaan yaitu, Moh Haikal Al-Farisi (SDN Sukadana Ciparay) sebagai Juara I Musabaqoh Hifdzil Quran Putera Tingkat Jabar, Iis Ismawati (SDN Babakan 01 Ciparay) sebagai Juara I Guru SD Berprestasi Tingkat Kabupaten Bandung, Ir. Imas Maryani (SDN Pelopor Rancaekek) sebagai Juara I Kepala SD Berprestasi Tingkat Kabupaten Bandung dan Evi Rohmawati (LKP Yani 45 Soreang) sebagai Juara II Instruktur Kursus Tata Busana Tingkat Jabar,” urainya.

Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada M. Aslimudin (SDN Baturengat 01 Margaasih) sebagai Juara I Pidato PAI Putera Tingkat Jabar, Lilis Farida H, S.Pd., M.Mpd (Disdik Kabupaten Bandung) sebagai Juara I Pengawas SD Berprestasi Tingkat Kabupaten Bandung, Susilawati, S.Pd., MM (SMPN 2 Katapang) sebagai Juara I Guru SMP Berprestasi Tingkat Kabupaten Bandung, Nana Supriatna, S.Pd (SMPN 1 Cicalengka) sebagai Juara I Kepala SMP Berprestasi Tingkat Kabupaten Bandung, Drs. Agus Sumarno, M.Si (Disdik Kabupaten Bandung) sebagai Juara I Pengawas SMP Berprestasi Tingkat Kabupaten Bandung, Lidiya Minarni, S.Pd., MM (Kelompok Bermain Mulia Wacana Dayeuhkolot) sebagai Juara II Pengelola Kelompok Bermain Tingkat Jabar.

Dirinya berharap, penghargaan tersebut dapat mendorong siswa-siswi serta pendidik di Kabupaten Bandung untuk terus meningkatkan kinerjanya menjadi lebih baik lagi.

“Semoga kegiatan seperti ini bisa memotivasi siswa dan pendidik lainnya, untuk berkompetisi dalam mencetak prestasi,” tutup kadis.

Pada kesempatan tersebut, dilaksanakan pula penandatanganan Memorandum Of Understanding (MOU) antara Disdik Kabupaten Bandung dengan Lembaga Ilmu Pengetahuna Indonesia (LIPI) Provinsi Jabar, tentang rintisan kampung literasi Kabupaten Bandung di Desa Pasir Huni Kecamatan Cimaung.

Sember : Humas Pemkab Bandung

BERLANGGANAN
BERITA LAINNYA
Berdasarkan Peraturan Menteri (Permen) Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) nomor 51 Tahun 2018 Tentan
Dalam upaya menghindari terjadinya sengketa informasi publik, hal yang harus dilakukan oleh Pemerint