Bupati Bandung Optimis Raih Tripartit Award Tingkat Jabar Ketiga Kalinya

Rabu, 15 Agustus 2018

Setelah dua kali berturut-turut meraih penghargaan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Bupati Bandung H. Dadang M. Naser,SH,S.Ip.,M.Ip optimis, Lembaga Kerja Sama (LKS) Sabilulungan Tripartit Ketenagakerjaan Kabupaten Bandung akan kembali mendapatkan Tripartit Award tahun 2018.

“Penghargaan pertama pada tahun 2013 diraih LKS Tripartit Kabupaten Bandung. Begitupun pada tahun 2015, bahkan dijadikan sebagai LKS Tripartit percontohan nasional. Tahun ini kita optimis kembali menjadi juara untuk ketiga kalinya. Apalagi, agenda penilaian tahun ini dihadiri langsung oleh Forkopimda (Forum Komunkasi PImpinan Daerah),” ujar Bupati Bandung disela acara Penilaian LKS Tripartit yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang digelar di Rumah Jabatan Bupati Bandung, Rabu (8/8/2018).

Bupati yang juga Ketua LKS Tripartit Kabupaten Bandung berharap, dengan dukungan dari Forkopimda, atmosfir ketenagakerjaan bisa berjalan aman dan kondusif seperti yang selama ini terjadi. LKS Tripartit merupakan lembaga yang di dalamnya terdiri dari perwakilan pekerja, pengusaha dan pemerintah.

Menurutnya, Keberadaan lembaga ini merupakan penghubung dan memfasilitasi keperluan semua pihak dalam konteks hubungan industrial. Selama ini, keberadaan LKS Tripartit Kabupaten Bandung dinilai berhasil dalam menjalankan fungsinya.

"Keberadaan LKS Tripartit Kabupaten Bandung memang cukup aktif. Baik secara administrasi maupun buah-buah pikiran yang menyangkut ketenagakerjaan cukup bagus. Termasuk melibatkan Tripartit dalam program prioritas pembangunan di Kabupaten Bandung. Tidak ada demo buruh saat May Day, malah kita ajak Sarikat Pekerja untuk terjun melakukan pembersihan sampah, dilibatkan untuk acara tanam pohon juga kegiatan bakti social yang tentu saja bermanfaat bagi masyarakat luas,” ucap Bupati.

Senada dengan Bupati, Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Bandung Drs. Rukmana, mengatakan, setiap pelaksanaan hari peringatan buruh internasional (May Day), LKS Tripartit Kabupaten Bandung selalu bisa bersinergi antara buruh, pengusaha dan pemerintah.

“Sehingga, peringatan May Day di Kabupaten Bandung bisa berjalan tertib, aman dan terkendali. Namun tetap bisa menyalurkan aspirasi pekerja dalam pemenuhan hak-hak normatifnya. Dan ini merupakan keberhasilan yang harus diapresiasi oleh semua pihak. Bahkan menjadi percontohan tingkat nasional," ujarnya.

Wakil Ketua I LKS Tripartit Kabupaten Bandung, Rukmana menjelaskan, keberadaan lembaga yang diketuai oleh Bupati Bandung Dadang M Naser ini, sejatinya adalah sebuah lembaga yang bertugas menjaga kekondusifan dan kemitraan antara pekerja, pengusaha dan pemerintah.

Lembaga ini juga bertugas mengurusi masalah pemenuhan hak normatif maupun yang bukan normatif pekerja. Ini yang harus terus menjadi perhatian semua pihak termasuk Apindo. Agar eksistensi lembaga, perusahaan dan pekerja ini bisa tetap berjalan dengan baik.

Rukmana melanjutkan, di era seperti sekarang ini, pemerintah sebagai pemegang regulasi tidak bisa lagi berjalan sendiri dalam urusan ketenagakerjaan. Pemerintah memerlukan mitra kerja, baik dari pekerja itu sendiri maupun pengusahanya.

“Implementasi dari program kami mengenai LKS Tripartit sudah dianggarkan dalam APBD Disnaker. Selain itu kita menggalang komunikasi denga para pengusaha untuk menjaga kondusivitas. Dan dari 27 kab/ kota di Jabar, Kabupaten Bandung ini angka penganggurannya terus menurun,” tukasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Barat Dr.Ir. Ferry Sofwan Arif.,M.Si menyebutkan, ada tuga kriteria yang akan menjadi penilaian dalam LKS Tripartit Award tahun ini, yakni aspek administrasi, aspek legalitas dan aspek kinerja.

“LKS Tripartit ini harus kelihatan dan dirasakan eksistensinya juga dengan kinerja yang jelas. Sehingga Pemerintah, Pengusaha dan Sarikat Pekerja bisa menjalankan fungsinya dengan baik. Bahkan kita lihat, LKS Kabupaten Bandung juga sesuai dengan Keputusan Bersama Mendagri dan Menaker sudah bisa menjalankan LKS Tripartit dengan dukungan APBD nya,” kata Ferry.

Untuk itu pihaknya mengakui Bahwa LKS Tripartit Kabupaten Bandung berbeda dengan daerah lainnya, khususnya untuk menjaga kondusifitas wilayah. Semua pihak sangat terbuka untuk menampung aspirasi Sarikat Pekerja di Kabupaten Bandung, bahkan pemahaman mengenai indicator kenaikan upahpun disampaikan dengan aman tanpa adanya kekisruhan yang biasa terjadi di wilayah lain.

“Biasanya terjadi gejolak saat adanya peraturan baru mengenai pengupahan, namun disinilah kinerja LKS Tripartit untuk mengelola masa. May Day di Kabupaten Bandung selalu menunjukan keberhasilan dan menghasilkan sesuatu yang bermanfaat,”pungkasnya.

Sumber : Humas Pemkab Bandung

BERLANGGANAN
BERITA LAINNYA
Dalam rangka meningkatkan pelayanan publik di tingkat desa, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung me
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Bandung menyatakan sangat mendukung program Bupati Band